Teknologi

Panduan Guru Muda untuk Menggunakan Teknologi di Kelas

Anda, sebagai guru yang belum berpengalaman, harus memulai dengan teknik sederhana, perlahan-lahan. Anda perlu mengadopsi prinsip “KISS”, yaitu “Tetap sederhana, idiot.” Beranjak dari “alat bantu pengajaran yang kompleks” yang diwakili oleh teknologi yang lebih maju.

Karena itu, penting untuk disadari bahwa tidak ada bentuk teknologi yang merupakan “semua dan akhir dari segalanya” bagi seorang guru. Guru harus fleksibel dan mendapatkan pengalaman dengan segala bentuk teknologi untuk menambah minat dan data kehidupan nyata serta kompetensi dalam mengajar.

Beberapa guru membuat kesalahan dengan berpikir bahwa teknologi menggantikan kapur/papan tulis yang sederhana. Tidak ada teknologi yang dapat sepenuhnya menggantikannya karena cepat, mudah digunakan dan bisa sangat efektif di tangan guru yang berpengalaman.

Saat memulai karir Anda, gunakan hanya satu bentuk teknologi pada satu waktu, terlepas dari kapur atau papan tulis. Rencanakan dengan cermat apa yang ingin Anda lakukan. Berlatih terlebih dahulu. Pastikan Anda memiliki semua bagian yang Anda butuhkan untuk membuat teknologi berfungsi, seperti remote control. Pastikan itu berfungsi dan baterainya baru.

Berikut adalah sejumlah panduan yang harus Anda ketahui sebelum Anda mulai menggunakan segala bentuk teknologi di kelas Anda.

1. Selalu uji perangkat keras/teknologi Anda terlebih dahulu untuk memastikannya berfungsi.

2. Berlatih menggunakannya sebelum pelajaran.

3. Ingat: Anda tetap harus melakukan pendidikan. Teknologi tidak tahu. Ini hanya membantu dalam proses belajar/mengajar.

4. Pastikan bahwa semua siswa memiliki akses yang sama ke teknologi apa pun yang Anda gunakan.

5. Memastikan semua siswa yang membutuhkan penggunaan teknologi dapat menggunakannya seefektif dan seefisien mungkin.

6. Jika Anda menggunakan teknologi sebagai mediator dalam penilaian Anda, pastikan bahwa keberhasilan tugas tidak tergantung pada pengalaman siswa menggunakan teknologi.

7. Sebelum menggunakan teknologi apa pun sebagai bagian dari tugas penilaian Anda, pastikan bahwa semua siswa telah mempraktikkan dan menguasai keterampilan teknologi yang mereka butuhkan untuk berhasil dalam tugas, mengingat mereka mengetahui pekerjaan pembelajaran yang sesuai.

8. Kembangkan pengalaman menggunakan semua teknik yang tersedia di kelas Anda. Ini akan memberi Anda kesempatan untuk menggunakan strategi pengajaran/pendidik yang lebih luas.

9. Selalu rencanakan strategi cadangan jika teknologi gagal, misalnya Anda memiliki perangkat keras cadangan atau strategi pembelajaran alternatif.

10. Ketika Anda memiliki siswa yang kompeten dengan keterampilan teknis, gunakan mereka untuk membantu Anda sebagai peserta pelatihan atau sebagai mentor bagi sesama siswa.

11. Saat mencari untuk memperoleh teknologi baru, pastikan untuk memeriksa biaya sebenarnya termasuk biaya “di balik layar” seperti layanan, serta manfaat bagi siswa Anda. Tanyakan pada diri Anda pertanyaan ini: “Apakah ini memberikan hasil belajar yang lebih baik daripada strategi dan teknologi lama yang tersedia?” sebelum Anda menghabiskan uang.

Satu poin terakhir:

Ingatlah bahwa teknologi tidak dapat melakukan pengajaran Anda untuk Anda. Pada akhirnya, teknologi, bahkan dengan program komputer interaktif canggih yang sekarang tersedia, akan membutuhkan masukan Anda di suatu tempat agar benar-benar efektif bagi siswa Anda.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button